Pengadaan Ternak ± Rp 1,6 Miliar di Bidang Peternakan Disorot: Status Sistem Tak Sinkron, Jawaban Kabid Peternakan Dinilai Mengaburkan

Pengadaan Ternak ± Rp 1,6 Miliar di Bidang Peternakan Disorot: Status Sistem Tak Sinkron, Jawaban Kabid Peternakan Dinilai Mengaburkan

Category : Daerah | Sub Category : Tasikmalaya


Tasikmalaya, Cakrawalaonline.com

Sejumlah paket pengadaan ternak di Bidang Peternakan dengan total nilai ± Rp 1,6 miliar menuai sorotan tajam. Pasalnya, data resmi pengadaan masih menampilkan status ON PROCESS dan bahkan CANCELLED ON REVIEW, sementara Kabid Peternakan menyatakan seluruh paket telah selesai.

Namun, klaim tersebut tidak disertai bukti terbuka dan justru memunculkan lebih banyak pertanyaan publik.

Deretan Paket Bernilai Besar, Status Beragam

Berdasarkan data pengadaan, paket yang dipersoalkan antara lain:

1.Pengadaan Bibit Domba Kelompok Tani Kelurahan Setiawargi

Nilai Rp 268.160.000 – ON PROCESS

2.Pengadaan Bahan Kandang dan Bibit Domba Paket 5

Nilai Rp 362.243.600 – ON PROCESS

3.Pengadaan Bibit dan Pakan Ayam Ras Petelur Kelompok Tani Mancagar

Nilai Rp 228.098.000 – ON PROCESS

4.Pengadaan Bibit dan Pakan Ayam Ras Petelur Paket 1

Nilai Rp 319.740.000 – CANCELLED ON REVIEW

5.Pengadaan Sarana Prasarana Budidaya Ayam Petelur Kecamatan Mangkubumi

Nilai Rp 324.740.000 – ON PROCESS

6.Pengadaan Bibit dan Pakan Ayam Bina Sari

Nilai Rp 191.225.000 – SELESAI


Perbedaan status dalam program yang sejenis dan satu sektor ini dinilai mencerminkan perencanaan dan pengawasan yang tidak konsisten.

Jika paket telah selesai, dokumen wajib seperti BAST, realisasi keuangan, dan laporan serah terima seharusnya sudah tersedia dan bisa ditunjukkan.

OPD pemilik paket tetap bertanggung jawab memastikan sinkronisasi data publik, bukan semata menyerahkan pada LPSE.

Dinilai Mengaburkan jawaban kabid saat di konfirmasi 12/01/26,menuai Sorotan makin tajam ketika Kabid Peternakan H.CECEP  ditanya soal jumlah bibit domba dalam paket pengadaan kandang dan bibit.

Alih-alih menyebut angka pasti, jawaban  yang muncul justru “LUMAYAN”.

Pernyataan tersebut menuai kritik karena, Tidak menjawab substansi pertanyaan paling mendasar dalam pengadaan.


Bertentangan dengan prinsip akuntabilitas dan keterbukaan informasi publik. Menimbulkan kesan pejabat tidak menguasai detail teknis atau enggan membuka data riil. Dalam pengadaan negara, jumlah unit/ekor bukan opini, melainkan data wajib dan terukur.


Penggabungan Bibit dan Sarana Jadi Red Flag Khusus pada paket bahan kandang dan bibit domba, penggabungan dua jenis belanja dalam satu paket dinilai rawan manipulasi, karena Sulit mengukur kewajaran harga satuan Volume dan kualitas sarana mudah dimainkan Audit teknis menjadi tidak sederhana.


Praktik ini kerap menjadi celah klasik proyek bermasalah, di mana kualitas bibit ditekan sementara nilai sarana dibesarkan.


Pengadaan ternak bukan sekadar belanja barang, melainkan program pemberdayaan. Tanpa kejelasan:

Jumlah ternak

Harga per ekor

Kelompok penerima

Pendampingan pasca serah terima


Program berisiko habis di administrasi, gagal di hasil, bahkan rawan ternak dijual kembali atau mati tanpa pengawasan.

Jawaban normatif seperti “LUMAYAN” justru memperkuat dugaan lemahnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran peternakan bernilai miliaran rupiah ini.

Selama data publik belum jelas dan pertanyaan mendasar tak dijawab dengan angka, pengadaan ini sah dipertanyakan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan rinci dan dokumen terbuka yang disampaikan kepada publik untuk memastikan seluruh paket benar-benar selesai sesuai aturan.


A_Rahmat

Terbaru

Lihat Semua
Ragam
AWPI DKI Audiensi ke Balai Kota, Pemprov Dorong Media Kritik Berbasis Data
13 Aug 2026 | Staff Redaksi Cakrawala | 168 views

JAKARTA – Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (DPD A...

MUSDALUB III AWPI DPD DKI Jakarta Berjalan Sukses, Tetapkan Kepengurusan Baru Masa Bakti 2026–2031
09 Jul 2026 | Staff Redaksi Cakrawala | 191 views

JAKARTA – Musyawarah Daerah Luar Biasa (MUSDALUB) III Dewan Pimpinan Daerah (D...

Lihat semua »
Daerah
Dua Atlet Pinrang Raih Prestasi di Makassar Bike Race Seri II
29 Aug 2026 | Redaksi Cakrawala | 82 views

Pinrang sulawesi selatan cakrawalaonline.com Ketua Indonesian Cycling Federation...

Tenaga Ahli Menteri Agama Bantah Isu Pengunduran Diri Menteri Agama
28 Aug 2026 | Redaksi Cakrawala | 101 views

Pinrang sulawesi selatan, cakrawalaonline.comProfesor Dr. Salman Maggalatung sel...

Lihat semua »
Seputar Indramayu
BPJS Ketenagakerjaan Apresiasi Sosialisasi Perlindungan Pekerja Informal di CFD Sidamulya
31 Aug 2026 | Redaksi Cakrawala | 63 views

Indramayu, cakrawalaonline.comProgram Pemerintah Daerah yang dilaksanakan di set...

PWI dan IKWI Indramayu Ucapkan Selamat dan Sukses Atas Terpilihnya Tantan Sebagai Ketua PWI Jabar
15 Aug 2026 | Redaksi Cakrawala | 113 views

Indramayu, Cakrawalaonline.comKeluarga besar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ...

Lihat semua »
Hukum & Kriminal
Pencuri penutup gorong gorong yang viral di tangkap polisi
12 Dec 2025 | Redaksi Cakrawala | 396 views

Jakarta , Cakrawalaonline.comBaru baru ini pencurian penutup Got ataupun gorong ...

KEPALA SEKOLAH SDN CILANGKAP 6,TIDAK BERSEDIA DIKONFIRMASI AWAK MEDIA
28 Oct 2025 | Redaksi Cakrawala | 405 views

Depok, cakrawalaonline.com Kepala sekolah SDN Cilangkap 6, selalu kuasa pen...

Lihat semua »