Category : Daerah | Sub Category : Tasikmalaya
Tasikmalaya Cakrawalaonline.com
Pengadaan berupa Transplanter senilai Rp758.100.000 pada Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tasikmalaya menjadi sorotan. Paket yang saat ini berstatus On Process tersebut dilaksanakan melalui mekanisme E-Purchasing E-Katalog dengan penyedia Cakra Karya Sundara.
Berdasarkan data pengadaan, paket tersebut diperuntukkan bagi wilayah Kecamatan Pagerageung, Sukaresik, Sukahening dan Cisayong dengan volume sebanyak 21 paket. Namun hingga kini, rincian spesifikasi teknis, harga satuan alat, serta daftar kelompok tani penerima belum diketahui secara luas oleh masyarakat.
Minimnya informasi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai dasar kebutuhan pengadaan, efektivitas penggunaan alat, hingga jaminan bahwa bantuan benar-benar tepat sasaran kepada petani yang membutuhkan.
Yang menjadi perhatian, upaya konfirmasi kepada pihak Dinas Pertanian Kabupaten Tasikmalaya belum membuahkan hasil. Kepala Dinas maupun pejabat teknis yang membidangi program tersebut disebut sulit ditemui untuk memberikan penjelasan terkait pengadaan yang menggunakan anggaran APBD tersebut.
Kondisi ini menimbulkan tanda tanya di tengah tuntutan keterbukaan informasi publik. Sebab, setiap penggunaan uang rakyat seharusnya dapat dijelaskan secara terbuka kepada masyarakat, terlebih untuk program yang bernilai ratusan juta rupiah.
Publik juga berhak mengetahui apakah harga yang dipilih melalui E-Katalog telah sesuai dengan spesifikasi dan kebutuhan di lapangan. Dengan nilai hampir Rp760 juta, pengadaan tersebut perlu dipastikan memberikan manfaat nyata bagi petani dan bukan sekadar menambah daftar aset pemerintah yang minim pemanfaatan.
Pengamat tata kelola anggaran menilai bahwa transparansi menjadi kunci untuk menghindari munculnya spekulasi di masyarakat. Ketika pejabat terkait sulit memberikan keterangan, ruang pertanyaan publik justru semakin besar.
Selain spesifikasi alat, masyarakat juga perlu mengetahui kelompok tani penerima, mekanisme penyaluran, hingga rencana pendampingan penggunaan alat tersebut. Hal itu penting agar bantuan yang diberikan benar-benar mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan tidak berakhir menjadi barang yang tersimpan tanpa dimanfaatkan secara optimal.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tasikmalaya beserta kepala bidang terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai pengadaan Transplanter senilai Rp758,1 juta tersebut.
Masyarakat kini menunggu penjelasan terbuka dari pihak dinas guna menjawab berbagai pertanyaan yang berkembang mengenai efektivitas, kebutuhan, dan akuntabilitas pengadaan tersebut.
-rahmat
JAKARTA – Musyawarah Daerah Luar Biasa (MUSDALUB) III Dewan Pimpinan Daerah (D...
Abyadi Siregar, sebagai Kepala Ombudsman Perwakilan Sumatera Utara, turun langsu...
Jakarta, Cakrawalaonline.com Untuk menindak lanjuti hasil pertemuan pejabat wali...
Makassar sulawesi selatan, cakrawalaonline.com Forum Anak Bumi Lasinrang (FAMILI...
Indramayu, cakrawalaonline.comSebanyak 1700 orang guru PAUD Non Formal yang terg...
Indramayu, cakrawalaonline.comPihak manajemen Perumdam Tirta Darma Ayu Indramayu...
Jakarta , Cakrawalaonline.comBaru baru ini pencurian penutup Got ataupun gorong ...
Depok, cakrawalaonline.com Kepala sekolah SDN Cilangkap 6, selalu kuasa pen...