RUANG INFORMASI TERPERCAYA
Pasokan Air PDAM Gapura Tirta Rahayu Purwakarta Turun Hingga Turun Hingga 60%

Pasokan Air PDAM Gapura Tirta Rahayu Purwakarta Turun Hingga Turun Hingga 60%

Category : Daerah | Sub Category : Purwakarta | Tanggal Peristiwa : 17 September 2026


Purwakarta, Cakrawalaonline.com 

Sumber mata air yang menjadi bagian dari sistem penyediaan air bersih Perumda Air Minum Gapura Tirta Rahayu Kabupaten Purwakarta turun hingga sekitar 60%, hal ini di akibatan karena musim kemarau yang panjang. 

Dampak yang diakibatkan kemarau panjang sehingga mempengaruhi dua sumber mata air yang berada di Cilembang Sari dan Cigoong mengalami penyusutan secara signifikan. 

Ka.Bag Hubungan Pelanggan Perumda Air Minum Gapura Tirta Rahayu Kabupaten Purwakarta Muhamad Zenal Arifin mengatakan, untuk saat ini PDAM hanya mengandalkan tiga sumber utama air baku.

Ketiga sumber tersebut yakni air irigasi untuk pelayanan Cabang Plered, Waduk Jatiluhur, serta sejumlah mata air yang menjadi sumber pasokan instalasi pengolahan air.

"Sumber air yang berasal dari Jatiluhur, meskipun kondisi air surut, kami masih dapat melakukan penyesuaian teknis, sedangkan untuk Cabang Plered menggunakan air irigasi dan sejauh ini masih aman" kata Muhamad Zenal Arifin.

Berdasarkan keteranganya, kondisi yang berbeda dapat terjadi pada sumber mata air karena debitnya sangat bergantung pada kondisi alam. Dari pemantauan Perumda Air Minum Gapura Tirta Rahayu Kabupaten Purwakarta, debit mata air Cilembang Sari dan Cigoong telah berkurang lebih dari separuh.

"Informasi yang diterima, penurunannya sudah lebih dari 50%, kurang lebih sekitar 60%. Kondisi ini mempengaruhi pelayanan di beberapa kawasan Kecamatan Purwakarta," ujarnya.

Meski mengalami penurunan pasokan air , Muhamad Zenal Arifin mengatakan gangguan pelayanan belum terjadi secara menyeluruh. Sebagian besar pelanggan masih mendapatkan aliran air, walaupun pada jam penggunaan tinggi tekanan air menurun.

Untuk yang tidak mendapatkan pasokan persentasenya sangat kecil. Sebagian besar hanya mengalami gangguan pada jam-jam puncak. Setelah itu, aliran kembali berjalan," ucapnya.

Muhamad Zenal Arifin menyebut kawasan Taman Pahlawan hingga sepanjang Jalan Ibrahim Singadilaga dan Jalan Abdul Qadir sebagai sejumlah titik yang mendapat perhatian PDAM.

"Karena kondisi elevasinya tinggi, ketika debit berkurang tekanan air juga ikut menurun. Kawasan seperti Taman Pahlawan dan sekitarnya menjadi konsentrasi kami," katanya.

Untuk menjaga keseimbangan distribusi, PDAM memanfaatkan jaringan perpipaan yang saling terkoneksi. Pasokan dari sumber tertentu dapat diarahkan untuk membantu wilayah yang mengalami kekurangan.

Dalam mengatasi hal ini PDAM juga menyiapkan pelayanan menggunakan mobil tangki bagi pelanggan yang mengalami gangguan cukup berat dan tidak dapat memperoleh pasokan secara optimal melalui jaringan perpipaan.

Ketika air tidak bisa dialirkan melalui perpipaan, kami memiliki kewajiban memberikan pelayanan melalui cara lain, salah satunya pengiriman dengan tangki," ucapnya.

Selain menjaga pelayanan pelanggan, PDAM turut dilibatkan dalam penanganan kekeringan bagi masyarakat yang belum terjangkau jaringan perpipaan. PDAM tergabung dalam tim penanggulangan bencana bersama BPBD, TNI, Polri, PMI, Damkar dan unsur lainnya.

Dalam penanganan tersebut, PDAM berperan menyediakan air bersih, sementara penentuan lokasi dan distribusi dikoordinasikan bersama BPBD.

Masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih dapat menyampaikan permohonan melalui Balai Katresna Pemda, BPBD maupun Call Center PDAM. Permohonan juga dapat disampaikan melalui pemerintah desa atau kelurahan untuk kemudian diteruskan kepada BPBD.

Data permohonan tersebut sekaligus digunakan sebagai bahan pemetaan wilayah yang mengalami kekeringan dan kebutuhan air bersih, termasuk untuk mengantisipasi kondisi serupa pada tahun-tahun berikutnya.

Di tengah berkurangnya ketersediaan air baku, PDAM mengimbau masyarakat mengurangi penggunaan air yang tidak diperlukan. Penghematan air dinilai penting tidak hanya selama musim kemarau, tetapi juga ketika musim hujan.

Masyarakat yang membutuhkan informasi maupun layanan terkait kebutuhan air bersih dapat menghubungi Call Center PDAM Purwakarta di 0811-1611-384.

(HMT).

Terbaru

Lihat Semua